Showing posts with label Oracle. Show all posts
Showing posts with label Oracle. Show all posts

Saturday, July 11, 2015

Menggunakan Operator Aritmatika Di Oracle PL/SQL

Persiapan


Ada beberapa hal yang harus Anda persiapkan terlebih dahulu sebelum melakukan aktifitas ini, yaitu:

  • Berdoa sebelum melakukan aktifitas
  • Download dan install software database Oracle
  • Kopi dan snack untuk menemani Anda belajar Oracle PL/SQL


Apa Itu Operator Aritmetika?


Operator Aritmatika adalah operator yang digunakan untuk melakukan operasi matematika seperti penambahan, pegurangan, perkalian, dan pembagian.

Macam-Macam Operator Aritmatika


Di bawah ini adalah tabel macam-macam operator Aritmetika di Oracle PL/SQL, yaitu:

Operator Deskripsi Contoh
+ Operator penambahan A + B
- Operator pengurangan A - B
* Operator perkalian A * B
/ Operator pembagian A / B

Contoh Program


Di bawah ini adalah contoh implementasi operator aritmatika dalam program PL/SQL:

DECLARE
   a number := 10;
   b number := 5;
   c number := 0;
   
BEGIN
   DBMS_OUTPUT.PUT_LINE('Bilangan a = '||a);
   DBMS_OUTPUT.PUT_LINE('Bilangan b = '||b);
   DBMS_OUTPUT.PUT_LINE('******************');
   
   c := a + b;
   DBMS_OUTPUT.PUT_LINE('Hasil dari a + b = '||c);
   
   c := a - b;
   DBMS_OUTPUT.PUT_LINE('Hasil dari a - b = '||c);
   
   c := a * b;
   DBMS_OUTPUT.PUT_LINE('Hasil dari a * b = '||c);
   
   c := a / b;
   DBMS_OUTPUT.PUT_LINE('Hasil dari a / b = '||c);
   
END;

Output


Coba Anda jalankan program PL/SQL diatas, maka akan keluar output seperti di bawah ini:

Bilangan a = 10
Bilangan b = 5
******************
Hasil dari a + b = 15
Hasil dari a - b = 5
Hasil dari a * b = 50
Hasil dari a / b = 2

PL/SQL procedure successfully completed



                                                    ~~~## Oracle PL/SQL Tutorial ##~~~

Sekian tutorial singkat tentang cara Menggunakan Operator Aritmatika Di Oracle PL/SQL. Semoga bermanfaat & Happy Learning Oracle PL/SQL.

Friday, June 19, 2015

5 Langkah Membaca File Text Menggunakan Oracle PL/SQL

Pada tutorial Oracle PL/SQL kali ini, Anda akan belajar bagaimana cara membaca file text menggunakan program PL/SQL.

Read Text File Using PL/SQL


Untuk membaca file text di PL/SQL, Anda dapat menggunakan built-in package di oracle, yaitu UTL_FILE. Package ini digunakan untuk operasi yang berkaitan dengan file, seperti membaca dan menulis file di PL/SQL.

1. Siapkan File Text

Langkah pertama adalaha, buatlah file text dan dengan nama testing.txt, dan simpan file testing.txt tersebut di folder yang telah ditentukan misalnya D:\testing



Nama File: testing.txt
test1
test2
test3
test4

2. Buat Direktori Di Server Database

Langkah kedua adalah Anda harus buat direktori di server database oracle dengan menggunakan perintah CREATE OR REPLACE DIRECTORY di SQLPlus menggunakan user SYSTEM atau SYS.

CREATE OR REPLACE DIRECTORY UPLOAD_DIR AS 'D:\testing\';

Keterangan sintak:

  • UPLOAD_DIR adalah nama direktori di server database
  • 'D\testing\' adalah path direktori di server


3. Beri Hak Akses User Untuk Baca Direktori

Langkah ketiga adalah Anda harus memberikan hak akses (grant) pada direktori yang telah Anda buat di server ke user/schema yang di ijinkan untuk membaca direktori tersebut.

Untuk memberikan hak akses, Anda dapat menggunakan perintah GRANT READ ON DIRECTORY.

GRANT READ ON DIRECTORY UPLOAD_DIR TO PUBLIC;

Keterangan sintak:

  • TO PUBLIC artinya bahwa direktori UPLOAD_DIR dapat dibaca oleh semua schema/user di database.


4. Buat Program Untuk Baca File

Langkah keempat, Anda buat program PL/SQL untuk membaca file testing,txt.

DECLARE
   V_LINE   VARCHAR2 (200);                                                
   F   UTL_FILE.FILE_TYPE;
BEGIN
   F := UTL_FILE.FOPEN ('UPLOAD_DIR', 'testing.txt', 'R');

   LOOP
      BEGIN
         UTL_FILE.GET_LINE (F, V_LINE);
         DBMS_OUTPUT.put_line (V_LINE);
      EXCEPTION
         WHEN NO_DATA_FOUND
         THEN
            EXIT;
      END;
   END LOOP;

   IF UTL_FILE.IS_OPEN (F)
   THEN
      DBMS_OUTPUT.put_line ('File sedang di buka');
   END IF;

   UTL_FILE.FCLOSE (F1);
END;

5. Output

Langkah terakhir adalah dengan menjalankan (running) program PL/SQL diatas, kalau tidak ada error maka akan tampil output seperti di bawah ini:

test1
test2
test3
test4
File sedang di buka

                                                    ~~~## Oracle PL/SQL ##~~~

Sekian tutorial singkat tentang 5 Langkah Membaca File Text Menggunakan Oracle PL/SQL. Semoga bermanfaat & Happy Learning Oracle PL/SQL.

Sunday, June 14, 2015

Mengenal Numeric Built-in Functions Di Oracle SQL


1. ABS

Fungsi ABS(x) digunakan untuk menampilkan nilai absolute (harga mutlak) dari sebuah bilangan/angka x.

Sintak Dasar

SQL> SELECT ABS(number) FROM table_name;

Contoh

SQL> SELECT ABS(10) FROM dual;

   ABS(10)
----------
        10

SQL> SELECT ABS(-10) FROM dual;

  ABS(-10)
----------
        10

SQL> SELECT ABS(0) FROM dual;

    ABS(0)
----------
         0

2. SIGN

Fungsi SIGN(x) digunakan untuk menampilkan nilai 1 jika bilangan x tersebut positif, dan menampilkan nilai -1 jika bilangan x tersebut negatif, serta nilai 0 jika bilangan x tersebut bernilai 0.

Sintak Dasar

SQL> SELECT SIGN(number) FROM table_name;

Contoh

SQL> SELECT SIGN(10) FROM dual;

  SIGN(10)
----------
         1

SQL> SELECT SIGN(-10) FROM dual;

 SIGN(-10)
----------
        -1

SQL> SELECT SIGN(0) FROM dual;

   SIGN(0)
----------
         0

3. MOD

Fungsi MOD(x, y) digunakan untuk menampilkan nilai modulus (sisa bagi) dari dua bilangan x dan y.

Sintak Dasar

SQL> SELECT MOD(number1, number2) FROM table_name;

Contoh

SQL> SELECT MOD(6,3) FROM dual;

  MOD(6,3)
----------
         0

SQL> SELECT MOD(10,3) FROM dual;

 MOD(10,3)
----------
         1

4. POWER

Fungsi POWER(x,y) digunakan untuk menampilkan nilai hasil pangkat dari x pangkat y.

Sintak Dasar

SQL> SELECT POWER(number1, number2) FROM table_name;

Contoh:

SQL> SELECT POWER(5,2) FROM dual;

POWER(5,2)
----------
        25

SQL> SELECT POWER(2,5) FROM dual;

POWER(2,5)
----------
        32

5. SQRT

Fungsi SQRT(x) digunakan untuk menampilkan hasil dari akar suatu bilangan x.

Sintak Dasar

SELECT SQRT(number) FROM table_name;

Contoh:

SQL> SELECT SQRT(25) FROM dual;

  SQRT(25)
----------
         5

SQL> SELECT SQRT(10) FROM dual;

  SQRT(10)
----------
3,16227766

SQL> SELECT SQRT(100) FROM dual;

 SQRT(100)
----------
        10

6. SIN

Fungsi SIN(x) digunakan untuk menampilkan nilai sinus dari suatu bilangan x.

Sintak Dasar

SQL> SELECT SIN(number) FROM table_name;

Contoh

SQL> SELECT SIN(60) FROM dual;

   SIN(60)
----------
-,30481062

SQL> SELECT SIN(90) FROM dual;

   SIN(90)
----------
,893996664

7. ASIN

Fungsi ASIN(x) digunakan untuk menampilkan nilai arc sinus dari suatu bilangan x.

Sintak Dasar

SQL> SELECT ASIN(number) FROM table_name;

Contoh

SQL> SELECT ASIN(1) FROM dual;

   ASIN(1)
----------
1,57079633

SQL> SELECT ASIN(0.5) FROM dual;

 ASIN(0.5)
----------
,523598776

8. COS

Fungsi COS(x) digunakan untuk menampilkan nilai cosinus dari suatu bilangan x.

Sintak Dasar

SELECT COS(number) FROM table_name;

Contoh:

SQL> SELECT COS(60) FROM dual;

   COS(60)
----------
-,95241298

SQL> SELECT COS(90) FROM dual;

   COS(90)
----------
-,44807362

9. ACOS

Fungsi ACOS(x) digunakan untuk menampilkan nilai arc cosinus dari suatu bilangan x.

Sintak Dasar

SQL> SELECT COS(number) FROM table_name;

Contoh:

SQL> SELECT ACOS(1) FROM dual;

   ACOS(1)
----------
         0

SQL> SELECT ACOS(-1) FROM dual;

  ACOS(-1)
----------
3,14159265


10. TAN

Fungsi TAN(x) digunakan untuk menampilkan nilai tangen dari suatu bilangan (x).

Sintak Dasar

SQL> SELECT TAN(number) FROM table_name;

Contoh

SQL> SELECT TAN(90) FROM dual;

   TAN(90)
----------
-1,9952004

SQL> SELECT TAN(60) FROM dual;

   TAN(60)
----------
,320040389

11. ATAN

Fungsi ATAN(x) digunakan untuk menampilkan nilai arc tangen dari seatu bilangan x.

Sintak Dasar

SQL> SELECT ATAN(number) FROM table_name;

Contoh

SQL> SELECT ATAN(0.5) FROM dual;

 ATAN(0.5)
----------
,463647609

SQL> SELECT ATAN(0) FROM dual;

   ATAN(0)
----------
         0

SQL> SELECT ATAN(-0.5) FROM dual;

ATAN(-0.5)
----------
-,46364761

12. ATAN2

Fungsi ATAN2(x,y) digunakan untuk menampilkan nilai arc tangen dari suatu bilangan x dan y.

Sintak Dasar

SQL> SELECT ATAN2(number,number) FROM table_name;

Contoh

SQL> SELECT ATAN2(0.2, 0.5) FROM dual;

ATAN2(0.2,0.5)
--------------
    ,380506377

SQL> SELECT ATAN2(0, 0.5) FROM dual;

ATAN2(0,0.5)
------------
           0

SQL> SELECT ATAN2(-0.5, 0.5) FROM dual;

ATAN2(-0.5,0.5)
---------------
     -,78539816

13. TRUNC

Fungsi TRUNC( x, [y] ) digunakan untuk memotong sebuah bilangan desimal x sebanyak y di belakang koma.

Sintak Dasar

SQL> SELECT TRUNC(number, [number]) FROM table_name;

Contoh

SQL> SELECT TRUNC(3.175) FROM dual;

TRUNC(3.175)
------------
           3

SQL> SELECT TRUNC(3.175, 0) FROM dual;

TRUNC(3.175,0)
--------------
             3

SQL> SELECT TRUNC(3.175, 1) FROM dual;

TRUNC(3.175,1)
--------------
           3,1

SQL> SELECT TRUNC(3.175, 2) FROM dual;

TRUNC(3.175,2)
--------------
          3,17

SQL> SELECT TRUNC(3.175, 3) FROM dual;

TRUNC(3.175,3)
--------------
         3,175

14. ROUND

Fungsi ROUND ( x, [y] ) digunakan untuk membulatkan bilangan desimal x sebanyak y di belakang koma.

Sintak Dasar

SQL > SELECT ROUND(number,[number]) FROM table_name;

Contoh

SQL> SELECT ROUND(3.175) FROM dual;

ROUND(3.175)
------------
           3

SQL> SELECT ROUND(3.175, 0) FROM dual;

ROUND(3.175,0)
--------------
             3

SQL> SELECT ROUND(3.175, 1) FROM dual;

ROUND(3.175,1)
--------------
           3,2

SQL> SELECT ROUND(3.175, 2) FROM dual;

ROUND(3.175,2)
--------------
          3,18

SQL> SELECT ROUND(-3.175, 2) FROM dual;

ROUND(-3.175,2)
---------------
          -3,18

15. CEIL

Fungsi CEIL(x) digunakan untuk membulatkan keatas sebuah bilangan desimal x, dimana hasilnya adalah bilang bulat.

Sintak Dasar

SQL> SELECT CEIL(number) FROM table_name;

Contoh

SQL> SELECT CEIL(3.175) FROM dual;

CEIL(3.175)
-----------
          4

SQL> SELECT CEIL(3.1) FROM dual;

 CEIL(3.1)
----------
         4

SQL> SELECT CEIL(3.5) FROM dual;

 CEIL(3.5)
----------
         4

16. FLOOR

Fungsi FLOOR(x) digunakan untuk membulatkan kebawah dari sebuah bilangan desimal x, dimana hasil dari pembulatan adalah bilang bulat.

Sintak Dasar

SQL> SELECT FLOOR(number) FROM table_name;

Contoh

SQL> SELECT FLOOR(3.5) FROM dual;

FLOOR(3.5)
----------
         3

SQL> SELECT FLOOR(3.8) FROM dual;

FLOOR(3.8)
----------
         3

SQL> SELECT FLOOR(3.1) FROM dual;

FLOOR(3.1)
----------
         3

                                                    ~~~## Oracle SQL ##~~~

Sekian tutorial singkat tentang Mengenal Numeric Built-in Function Di Oracle SQL. Semoga bermanfaat & Happy Learning Oracle SQL.

Saturday, June 13, 2015

Mengenal Perulangan (Looping) Di Oracle PL/SQL

Looping in Oracle PL/SQL

1. Basic Looping

Anda dapat menggunakan Basic Looping di PL/SQL dengan menggunakan statement yang diawali dengan LOOP dan diakhiri dengan END LOOP.

Sintak Dasar

LOOP
    Sequence of statements;
END LOOP;

Catatan:

Untuk keluar dari perulangan (looping), Anda dapat menggunakan perintah EXIT atau EXIT WHEN

Contoh:

Anda dapat langsung mencoba kedua contoh di bawah ini, dengan keluaran (output) yang sama yang membedakan hanyalah metode untuk keluar dari perulangan (looping) tersebut.

Contoh #1

DECLARE
   n   NUMBER (3) := 1;
BEGIN
   DBMS_OUTPUT.PUT_LINE('*** Perulangan Menggunakan Basic Loop ***');
   LOOP
      DBMS_OUTPUT.PUT_LINE ('Nilai dari n adalah ' || n);
      n := n + 1;

      IF n > 10
      THEN
         EXIT;
      END IF;
   END LOOP;
END;

Output #1

*** Perulangan Menggunakan Basic Loop ***
Nilai dari n adalah 1
Nilai dari n adalah 2
Nilai dari n adalah 3
Nilai dari n adalah 4
Nilai dari n adalah 5
Nilai dari n adalah 6
Nilai dari n adalah 7
Nilai dari n adalah 8
Nilai dari n adalah 9
Nilai dari n adalah 10

PL/SQL procedure successfully completed.

Contoh #2

DECLARE
   n   NUMBER (3) := 1;
BEGIN
   DBMS_OUTPUT.PUT_LINE('*** Perulangan Menggunakan Basic Loop ***');
   LOOP
      DBMS_OUTPUT.PUT_LINE ('Nilai dari n adalah ' || n);
      n := n + 1;

      EXIT WHEN n > 10;
   END LOOP;
END;

Output #2

*** Perulangan Menggunakan Basic Loop ***
Nilai dari n adalah 1
Nilai dari n adalah 2
Nilai dari n adalah 3
Nilai dari n adalah 4
Nilai dari n adalah 5
Nilai dari n adalah 6
Nilai dari n adalah 7
Nilai dari n adalah 8
Nilai dari n adalah 9
Nilai dari n adalah 10

PL/SQL procedure successfully completed.

2. For Looping

Sintak Dasar

Di bawah ini adalah sintak dasar untuk For Looping di Oracle PL/SQL.

FOR counter IN [REVERSE] init_value .. final_value LOOP
   statements;
END LOOP;

Contoh

Contoh #1

Pada contoh #1, Anda akan membuat program perulangan untuk mencetak bilangan 1 sampai dengan 10 menggunakan For Looping:

DECLARE
   n   NUMBER (3);
BEGIN
   DBMS_OUTPUT.PUT_LINE('*** Perulangan Menggunakan For Loop ***');
   
   FOR n IN 1..10 LOOP
       DBMS_OUTPUT.PUT_LINE('Nilai dari n adalah '||n);
   END LOOP;
   
END;

Output #1

*** Perulangan Menggunakan For Loop ***
Nilai dari n adalah 1
Nilai dari n adalah 2
Nilai dari n adalah 3
Nilai dari n adalah 4
Nilai dari n adalah 5
Nilai dari n adalah 6
Nilai dari n adalah 7
Nilai dari n adalah 8
Nilai dari n adalah 9
Nilai dari n adalah 10

PL/SQL procedure successfully completed.

Contoh #2

Pada contoh #2, Anda akan membuat program perulangan terbalik menggunakan For In Reverse.

DECLARE
   n   NUMBER (3);
BEGIN
   DBMS_OUTPUT.PUT_LINE('*** Perulangan Menggunakan For Loop ***');
   
   FOR n IN REVERSE 1..10 LOOP
       DBMS_OUTPUT.PUT_LINE('Nilai dari n adalah '||n);
   END LOOP;
   
END;

Output #2

*** Perulangan Menggunakan For Loop ***
Nilai dari n adalah 10
Nilai dari n adalah 9
Nilai dari n adalah 8
Nilai dari n adalah 7
Nilai dari n adalah 6
Nilai dari n adalah 5
Nilai dari n adalah 4
Nilai dari n adalah 3
Nilai dari n adalah 2
Nilai dari n adalah 1

PL/SQL procedure successfully completed.

3. While Looping

Perulangan jenis yang ketiga adalah menggunakan bentuk While Looping. Statement akan dijalankan selama kondisinya bernilai true.

Sintak Dasar

Di bawah ini adalah sintak dasar penggunaan While Looping di Oracle PL/SQL:

WHILE condition LOOP
   sequence_of_statements
END LOOP;

Contoh

Pada contoh di bawah ini, Anda akan membuat program untuk mencetak bilangan 1 sampai dengan 10 menggunakan While Looping.

DECLARE
   n   NUMBER (3) := 1;
BEGIN
   DBMS_OUTPUT.PUT_LINE('*** Perulangan Menggunakan While Loop ***');
   
   WHILE n <= 10 LOOP
       DBMS_OUTPUT.PUT_LINE('Nilai dari n adalah '||n);
       n := n+1;
   END LOOP;
   
END;

Output

*** Perulangan Menggunakan While Loop ***
Nilai dari n adalah 1
Nilai dari n adalah 2
Nilai dari n adalah 3
Nilai dari n adalah 4
Nilai dari n adalah 5
Nilai dari n adalah 6
Nilai dari n adalah 7
Nilai dari n adalah 8
Nilai dari n adalah 9
Nilai dari n adalah 10

PL/SQL procedure successfully completed.

                                                    ~~~## Oracle PL/SQL ##~~~

Sekian tutorial singkat tentang Macam-Macam Perulangan (Looping) Di Oracle PL/SQL. Semoga bermanfaat & Happy Learning Oracle PL/SQL.

Tuesday, June 9, 2015

Menggunakan Top Clause Dan Rownum Clause Di Oracle SQL

Pada tutorial kali ini, Kita akan belajar tentang Bagaimana Cara Menggunakan Top Clause & Rownum Clause pada Select Statement di Oracle SQL.


Persiapan

Pada tutorial kali ini, Ada beberapa hal yang harus Anda siapkan terlebih dahulu, yaitu:

1. Tools yang digunakan

Tools yang digunakan pada tutorial kali ini adalah sebagai berikut:

a. Oracle Database 10g
b. Oracle SQL Plus

2. Tabel pegawai

Silakan Anda buat tabel pegawai terlebih dahulu, dengan struktur sebagai berikut:


Di bawah ini adalah script untuk membuat tabel pegawai:

CREATE TABLE pegawai(
    id_pegawai VARCHAR2(10) NOT NULL,
    nama_pegawai VARCHAR2(30) NOT NULL,
    umur NUMBER(3) NOT NULL,
    alamat VARCHAR2(30) NOT NULL,
    gender CHAR(1),
    departemen VARCHAR(5),
    CONSTRAINT pegawai_pkey PRIMARY KEY (id_pegawai)
);

2. Data dari tabel pegawai

Silakan Anda isi tabel pegawai di atas dengan menjalankan script insert di bawah ini:

Insert into PEGAWAI(ID_PEGAWAI, NAMA_PEGAWAI, UMUR, ALAMAT, GENDER, DEPARTEMEN)
   Values('001', 'Nursalim', 20, 'Brebes', 'L', 'IT');
Insert into PEGAWAI(ID_PEGAWAI, NAMA_PEGAWAI, UMUR, ALAMAT, GENDER, DEPARTEMEN)
   Values('002', 'Iskiyati', 25, 'Bandung', 'P', 'IT');
Insert into PEGAWAI(ID_PEGAWAI, NAMA_PEGAWAI, UMUR, ALAMAT, GENDER, DEPARTEMEN)
   Values('003', 'Nurul Hikmah', 18, 'Semarang', 'P', 'ACC');
Insert into PEGAWAI(ID_PEGAWAI, NAMA_PEGAWAI, UMUR, ALAMAT, GENDER, DEPARTEMEN)
   Values('004', 'Naura Krasiva', 15, 'Jakarta', 'P', 'IT');
Insert into PEGAWAI(ID_PEGAWAI, NAMA_PEGAWAI, UMUR, ALAMAT, GENDER, DEPARTEMEN)
   Values('005', 'Ahmad Fathoni', 20, 'Yogyakarta', 'L', 'HR');
Insert into PEGAWAI(ID_PEGAWAI, NAMA_PEGAWAI, UMUR, ALAMAT, GENDER, DEPARTEMEN)
   Values('006', 'Ramanata', 17, 'Jakarta', 'L', 'HR');
Insert into PEGAWAI(ID_PEGAWAI, NAMA_PEGAWAI, UMUR, ALAMAT, GENDER, DEPARTEMEN)
   Values('007', 'Taryono', 18, 'Surabaya', 'L', 'ACC');
Insert into PEGAWAI(ID_PEGAWAI, NAMA_PEGAWAI, UMUR, ALAMAT, GENDER, DEPARTEMEN)
   Values('008', 'Nani Indriyani', 15, 'Bandung', 'P', 'FIN');
Insert into PEGAWAI(ID_PEGAWAI, NAMA_PEGAWAI, UMUR, ALAMAT, GENDER, DEPARTEMEN)
   Values('009', 'Imron', 23, 'Bandung', 'L', 'ACC');
Insert into PEGAWAI(ID_PEGAWAI, NAMA_PEGAWAI, UMUR, ALAMAT, GENDER, DEPARTEMEN)
   Values('010', 'Andi', 16, 'Bandung', 'L', 'IT');
COMMIT;

Coba Anda query tabel pegawai diatas menggunakan query di bawah ini:

SQL> set linesize 200;
SQL> SELECT * FROM pegawai;

ID_PEGAWAI NAMA_PEGAWAI            UMUR ALAMAT         GENDER DEPARTEMEN
---------- -------------------- ------- -------------- ------ ----------
001        Nursalim                  20 Brebes         L      IT
002        Iskiyati                  25 Bandung        P      IT
003        Nurul Hikmah              18 Semarang       P      ACC
004        Naura Krasiva             15 Jakarta        P      IT
005        Ahmad Fathoni             20 Yogyakarta     L      HR
006        Ramanata                  17 Jakarta        L      HR
007        Taryono                   18 Surabaya       L      ACC
008        Nani Indriyani            15 Bandung        P      FIN
009        Imron                     23 Bandung        L      ACC
010        Andi                      16 Bandung        L      IT

3. Kopi dan Cemilan untuk menemani Anda belajar :)

Top Clause

Top Clause digunakan untuk menampilkan data sebanyak n-data sesuai urutan, baik secara ascending maupun descending.

Untuk Oracle dengan versi 10 keatas, Top Clause sudah tidak di-support lagi, Jadi Top Clause hanya bisa berjalan pada Oracle 8i, dan 9i.

Sintak Dasar

Di bawah ini adalah sintak dasar penggunaan Top clause di Oracle SQL:

  SELECT [ TOP number | percentage ]
         column_name1, column_name2,..., nolumn_n
    FROM table_name
  [WHERE clause]
  [ORDER BY clause];

Contoh:

1. Dari data pegawai diatas, tampilkan 5 data pegawai dengan usia teratas.

SQL> SELECT TOP 5 *
  2  FROM pegawai
  3  ORDER BY umur desc;

ID_PEGAWAI NAMA_PEGAWAI          UMUR ALAMAT           GENDER DEPARTEMEN
---------- ----------------- -------- ---------------- ------ ----------
002        Iskiyati                25 Bandung          P      IT
009        Imron                   23 Bandung          L      ACC
001        Nursalim                20 Brebes           L      IT
005        Ahmad Fathoni           20 Yogyakarta       L      HR
003        Nurul Hikmah            18 Semarang         P      ACC

2. Dari data pegawai diatas, tampilkan 5 data pegawai dengan usia termuda.

SQL> SELECT TOP 5 *
  2  FROM pegawai
  3  ORDER BY umur;

ID_PEGAWAI NAMA_PEGAWAI          UMUR ALAMAT           GENDER DEPARTEMEN
---------- ----------------- -------- ---------------- ------ ----------
004        Naura Krasiva           15 Jakarta          P IT
008        Nani Indriyani          15 Bandung          P FIN
010        Andi                    16 Bandung          L IT
006        Ramanata                17 Jakarta          L HR
003        Nurul Hikmah            18 Semarang         P ACC

Rownum Clause

Rownum clause sama dengan Top clause, yaitu digunakan untuk menampilkan data sebanyak n-data sesuai urutan, baik secara ascending maupun descending.

Rownum clause digunakan untuk menggantikan Top clause yang sudah tidak disupport lagi untuk Oracle versi 10 keatas, seperti Oracle 10g, Oracle 11g, dan lain sebagainya.

Sintak Dasar

Di bawah ini adalah sintak dasar penggunaan Rownum clause di Oracle SQL:

SELECT column_name1, column_name2, ..., column_n
  FROM table_name
 WHERE ROWNUM operator condition;

Contoh:

1. Dari data pegawai diatas, tampilkan 5 data pegawai dengan usia teratas.

SQL> SELECT * FROM
  2  (SELECT * FROM pegawai
  3  ORDER BY umur DESC)
  4  WHERE ROWNUM < 6;

ID_PEGAWAI NAMA_PEGAWAI          UMUR ALAMAT           GENDER DEPARTEMEN
---------- ----------------- -------- ---------------- ------ ----------
002        Iskiyati                25 Bandung          P      IT
009        Imron                   23 Bandung          L      ACC
001        Nursalim                20 Brebes           L      IT
005        Ahmad Fathoni           20 Yogyakarta       L      HR
003        Nurul Hikmah            18 Semarang         P      ACC

2. Dari data pegawai diatas, tampilkan 5 data pegawai dengan usia termuda.

SQL> SELECT * FROM
  2  (SELECT * FROM pegawai
  3  ORDER BY umur)
  4  WHERE rownum < 6;

ID_PEGAWAI NAMA_PEGAWAI          UMUR ALAMAT           GENDER DEPARTEMEN
---------- ----------------- -------- ---------------- ------ ----------
004        Naura Krasiva           15 Jakarta          P IT
008        Nani Indriyani          15 Bandung          P FIN
010        Andi                    16 Bandung          L IT
006        Ramanata                17 Jakarta          L HR
003        Nurul Hikmah            18 Semarang         P ACC


                                                    ~~~## Oracle SQL ##~~~

Sekian tutorial singkat tentang Penggunaan Top Clause Dan Rownum Clause Di Oracle SQL. Semoga bermanfaat & Happy Learning Oracle SQL

 

© 2015 {Ora~Kelar} | Ora Kelar Kelar. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top